JAKARTA, incaresidence.co.id – Di tengah deretan rumah mewah bergaya Victoria dan kolonial di Amerika Serikat, ada satu tipe hunian sederhana yang justru menjadi simbol budaya sebuah kota. Moreover, hunian tersebut adalah Shotgun House, rumah panjang dan sempit yang menjadi tanda khas kota New Orleans di negara bagian Louisiana. Furthermore, desain rumah ini sangat unik karena semua ruangannya tersusun lurus dari depan ke belakang tanpa lorong pemisah sama sekali.
Additionally, nama shotgun sendiri berasal dari ungkapan bahwa jika seseorang menembakkan senapan dari pintu depan, pelurunya akan menembus lurus ke belakang dan keluar dari pintu belakang tanpa menyentuh apa pun. However, ada juga teori lain yang menyebut nama tersebut berasal dari kata “togun” dalam bahasa Yoruba dari Afrika Barat yang berarti rumah atau tempat berkumpul. Therefore, Shotgun House bukan sekadar tipe bangunan biasa melainkan sebuah warisan budaya yang memiliki akar sejarah panjang dan menarik.
Sejarah Asal Usul Shotgun House dari Afrika ke Amerika
Shotgun House memiliki jejak sejarah yang membentang dari benua Afrika hingga benua Amerika. Moreover, para ahli sejarah bangunan meyakini bahwa desain rumah ini berakar dari tradisi membangun rumah masyarakat Afrika Barat. Furthermore, ketika perdagangan budak membawa masyarakat Afrika ke Haiti, mereka membawa serta kebiasaan membangun rumah dengan bentuk persegi panjang dan susunan ruang yang lurus.
Additionally, di Haiti, gaya rumah ini bercampur dengan tradisi membangun penduduk asli suku Taino dan menghasilkan tipe hunian bernama caille. Moreover, rumah caille memiliki bentuk sempit memanjang dengan atap pelana, dinding berplester, jendela berdaun, dan pintu masuk di bagian depan. Furthermore, setelah Revolusi Haiti pada tahun 1791 hingga 1804, ribuan warga kulit hitam yang merdeka pindah ke New Orleans. As a result, mereka membawa tradisi membangun rumah dari Haiti dan mulai mendirikan Shotgun House di pinggiran kota New Orleans pada awal tahun 1800-an.
Ciri Khas Desain Shotgun House yang Unik
Shotgun House memiliki bentuk yang sangat mudah dikenali dan berbeda dari tipe rumah lainnya. Moreover, lebar rumah biasanya hanya sekitar 3,6 meter atau 12 kaki sementara panjangnya bisa mencapai beberapa kali lipat dari lebarnya. Furthermore, semua ruangan tersusun lurus dari depan ke belakang tanpa lorong atau koridor sama sekali.
Beberapa ciri khas utama yang membedakan Shotgun House dari tipe rumah lain meliputi:
- Ruangan tersusun lurus berjajar dari depan ke belakang dan saling terhubung langsung melalui pintu
- Tidak ada lorong atau koridor di dalam rumah sehingga penghuni harus melewati setiap ruangan
- Posisi rumah sangat dekat dengan jalan, kadang hanya berjarak beberapa langkah dari trotoar
- Bangunan ditinggikan sekitar 60 hingga 90 sentimeter dari permukaan tanah menggunakan tiang bata
- Terdapat satu pintu dan satu jendela di bagian depan rumah yang sering dilengkapi daun jendela hias
- Teras depan dengan atap peneduh yang dihiasi konsol kayu berukir menjadi ruang tamu luar ruangan
- Atap berbentuk pelana dengan bubungan tegak lurus terhadap jalan di depan rumah
Additionally, salah satu keunggulan desain Shotgun House terletak pada sirkulasi udaranya. Moreover, pintu depan dan belakang yang sejajar memungkinkan angin bertiup lurus menembus seluruh ruangan. Therefore, di iklim panas dan lembap New Orleans, desain ini sangat efektif untuk menjaga kesejukan rumah tanpa perlu pendingin buatan.
Berbagai Jenis Rumah Shotgun yang Berkembang
Seiring berjalannya waktu, desain Shotgun House mengalami berbagai perkembangan dan menghasilkan beberapa jenis yang berbeda. Moreover, setiap jenis memiliki keunikan tersendiri meskipun tetap mempertahankan prinsip dasar ruangan yang tersusun lurus tanpa lorong. Furthermore, berikut adalah beberapa jenis Shotgun House yang paling umum ditemukan.
Jenis pertama adalah Single Shotgun yang merupakan bentuk paling dasar. Additionally, tipe ini terdiri dari dua hingga empat ruangan yang tersusun lurus dengan lebar satu ruangan saja. Moreover, Single Shotgun menjadi tipe yang paling banyak ditemukan di lingkungan pekerja dan warga kulit hitam di New Orleans.
Jenis kedua adalah Double Shotgun yang terdiri dari dua unit rumah Single Shotgun yang digabungkan berdampingan dalam satu bangunan. Furthermore, setiap unit memiliki pintu masuk dan ruangan sendiri sehingga bisa ditempati oleh dua keluarga berbeda. Also, tipe ini sangat populer sebagai rumah sewa pada akhir abad ke-19.
Jenis ketiga adalah Camelback Shotgun yang memiliki tambahan lantai dua di bagian belakang rumah. Moreover, bagian depan tetap satu lantai sementara bagian belakang naik menjadi dua lantai menyerupai punuk unta. Therefore, tipe ini memberikan ruang tambahan tanpa mengubah tampilan depan rumah dari jalanan.
Shotgun House Sebagai Simbol Budaya New Orleans
Shotgun House bukan sekadar tempat tinggal biasa bagi warga New Orleans. Moreover, rumah ini menjadi bagian penting dari jati diri budaya kota yang dikenal sebagai The Crescent City. Furthermore, teras depan Shotgun House menjadi ruang sosial tempat warga duduk, mengobrol dengan tetangga, dan menyapa orang yang lewat di jalan.
Additionally, ribuan Shotgun House dibangun pada era 1880-an dan 1890-an di berbagai lingkungan baik di kawasan warga kulit hitam maupun kulit putih. Moreover, beberapa pabrik kayu lokal di New Orleans bahkan memproduksi katalog berisi ratusan desain konsol hias, kusen pintu, dan elemen dekorasi yang bisa dipilih oleh pemilik rumah. As a result, meskipun bentuk dasarnya sama, setiap Shotgun House bisa memiliki tampilan luar yang berbeda dan unik.
Furthermore, gaya dekorasi Shotgun House sangat bervariasi dari yang sederhana tanpa hiasan hingga yang mewah dengan trim kayu berukir rumit yang disebut gingerbread trim. Also, warna cat yang cerah dan mencolok menjadi ciri khas rumah-rumah Shotgun House di berbagai lingkungan di New Orleans. Therefore, keragaman tampilan ini membuktikan bahwa Shotgun House bisa menjadi rumah bagi siapa saja dari berbagai kalangan dan latar belakang ekonomi.
Masa Suram dan Kebangkitan Kembali Rumah Bersejarah Ini
Shotgun House pernah mengalami masa suram ketika dianggap sebagai simbol kemiskinan dan perumahan di bawah standar. Moreover, sejak Perang Dunia Kedua hingga era 1980-an, ribuan Shotgun House dihancurkan dalam proyek pembangunan ulang kota di berbagai kota besar di Amerika Serikat. Furthermore, perencana kota dan pejabat pemerintah menganggap rumah-rumah ini sudah usang dan tidak layak huni.
However, pandangan tersebut mulai berubah pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21. Additionally, para peneliti dan kelompok pelestarian bangunan bersejarah mulai menyadari nilai budaya dan arsitektur yang terkandung dalam Shotgun House. Moreover, organisasi seperti Preservation Resource Center di New Orleans berperan besar dalam menyelamatkan banyak Shotgun House dari penghancuran.
Furthermore, beberapa kota kini bahkan mendirikan kawasan bersejarah khusus untuk Shotgun House. For example, kota Charlotte di North Carolina dan Houston di Texas membuat kawasan pelestarian Shotgun House dan memindahkan rumah-rumah yang tersisa ke area tersebut. Also, kota Macon di Georgia bereksperimen dengan merenovasi Shotgun House untuk warga berpenghasilan rendah. Therefore, Shotgun House yang dulunya dipandang rendah kini dihargai sebagai warisan budaya yang berharga dan layak dilestarikan.
Desain ShotgunHouse untuk Hunian Modern
Konsep dasar Shotgun House semakin menarik perhatian arsitek dan pengembang perumahan modern. Moreover, prinsip ruangan sempit memanjang yang hemat lahan sangat cocok untuk diterapkan di kota-kota padat penduduk saat ini. Furthermore, beberapa desainer bahkan menyebut Shotgun House sebagai cikal bakal gerakan rumah kecil atau tiny house yang sedang populer.
Beberapa keunggulan desain Shotgun House yang relevan untuk hunian modern:
- Lebar bangunan yang sempit memungkinkan pembangunan di lahan terbatas di tengah kota
- Desain tanpa lorong menghemat ruang sehingga seluruh luas lantai bisa digunakan secara efektif
- Sirkulasi udara alami dari depan ke belakang mengurangi kebutuhan pendingin ruangan
- Bentuk sederhana membuat proses pembangunan lebih cepat dan biaya lebih terjangkau
- Teras depan menciptakan ruang sosial yang mendorong hubungan antar tetangga
Additionally, di New Orleans sendiri, banyak pemilik Shotgun House yang merenovasi rumah mereka dengan sentuhan modern. Moreover, proses yang disebut singlization mengubah rumah Double Shotgun menjadi satu unit keluarga yang lebih luas. Furthermore, penambahan lorong, dapur modern, dan kamar mandi dalam ruangan menjadi renovasi paling umum yang dilakukan. Therefore, Shotgun House terus berkembang menyesuaikan kebutuhan penghuni masa kini sambil tetap mempertahankan bentuk dasar yang menjadi ciri khasnya.
Kesimpulan
Shotgun House merupakan tipe rumah sempit memanjang tanpa lorong yang menjadi simbol budaya kota New Orleans. Moreover, asal usulnya membentang dari tradisi membangun masyarakat Afrika Barat, melalui Haiti, hingga mendarat di New Orleans pada awal tahun 1800-an. Furthermore, desainnya yang sederhana dengan ruangan tersusun lurus dan sirkulasi udara alami membuatnya cocok untuk iklim panas. Additionally, meskipun pernah dianggap sebagai simbol kemiskinan, Shotgun House kini dihargai sebagai warisan budaya yang berharga. Therefore, prinsip desainnya yang hemat lahan dan ramah lingkungan bahkan menjadi inspirasi bagi perumahan modern di kota-kota padat penduduk di seluruh dunia.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Seputar Residence
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Junior Suite Pilihan Kamar Hotel Luas Mewah dan Nyaman




