JAKARTA, incaresidence.co.id – The Coach House merupakan konsep hunian yang berasal dari tradisi Eropa klasik dan kini berkembang menjadi pilihan properti modern yang diminati banyak orang. Istilah ini merujuk pada bangunan yang awalnya berfungsi sebagai tempat penyimpanan kereta kuda pada abad ke-18 di Inggris.
Seiring perkembangan zaman, konsep rumah bergaya carriage house ini mengalami transformasi signifikan. Bangunan yang dulunya bersifat fungsional kini menjadi hunian eksklusif dengan sentuhan desain urban European yang memadukan keanggunan klasik dengan kenyamanan modern.
Sejarah dan Asal Usul The Coach House
Konsep hunian ini pertama kali muncul di Inggris pada abad ke-18 sebagai bangunan pendukung untuk menyimpan kereta kuda dan perlengkapannya. Di Amerika Serikat, gaya ini mulai populer pada awal abad ke-19 dan menjadi simbol status sosial karena hanya keluarga kaya yang mampu memiliki kuda dan kereta.
Bangunan aslinya biasanya terdiri dari dua lantai dengan ruang terbuka di lantai dasar untuk kereta kuda dan area hunian di lantai atas untuk kusir atau staf. Pintu masuk utama dibuat tinggi dan lebar agar kereta dapat keluar masuk dengan mudah. Desainnya selalu mengikuti gaya rumah utama di properti tersebut.
Ketika mobil mulai menggantikan kereta kuda pada tahun 1900-an, fungsi bangunan ini berubah menjadi garasi dan ruang tinggal tambahan. Hingga kini, konsep tersebut tetap diminati karena keunikan arsitektur dan fleksibilitas ruangnya yang tinggi.
Ciri Khas Desain The Coach House
Hunian bergaya ini memiliki karakteristik arsitektur yang mudah dikenali dan membedakannya dari jenis properti lain.
- Struktur Dua Lantai Bangunan umumnya terdiri dari dua tingkat dengan area luas di lantai dasar yang awalnya digunakan untuk menyimpan kereta. Langit-langit lantai dasar biasanya tinggi antara 3,6 hingga 6 meter untuk mengakomodasi kereta kuda.
- Pintu Besar di Bagian Depan Ciri paling mencolok adalah pintu ganda berukuran besar di fasad depan. Pintu ini dulunya berfungsi untuk akses kereta kuda namun kini menjadi elemen estetis yang khas.
- Desain Menyesuaikan Rumah Utama Secara tradisional, gaya arsitektur bangunan ini mengikuti rumah utama di properti tersebut. Rumah bergaya Victorian akan memiliki atap curam dan jendela dormer, sedangkan gaya Craftsman menampilkan atap landai dengan kolom-kolom.
Atap Pelana atau Gabled Roof Bentuk atap pelana menjadi ciri umum yang memberikan ruang tambahan di bagian atas. Beberapa desain juga menampilkan jendela dormer untuk pencahayaan alami.
Bangunan Berdiri Sendiri Berbeda dengan townhouse atau rumah deret, hunian ini biasanya terpisah dari bangunan utama dan memiliki privasi lebih tinggi.
Perbedaan The Coach House dengan Jenis Hunian Lain
Banyak orang masih bingung membedakan konsep hunian ini dengan tipe properti serupa. Berikut perbedaan utamanya:
- Dibandingkan Townhouse Townhouse berbagi dinding dengan unit di sampingnya, sedangkan coach house berdiri sendiri. Townhouse biasanya memiliki denah vertikal dengan ruangan bertingkat, sementara hunian bergaya carriage house lebih fleksibel dalam tata ruang.
- Dibandingkan Cluster Perumahan cluster menyediakan fasilitas individual untuk setiap unit, sedangkan perumahan bergaya coach house sering berbagi fasilitas bersama seperti taman atau area parkir komunal.
- Dibandingkan Apartemen Apartemen merupakan unit dalam bangunan bertingkat tinggi dengan banyak penghuni, sedangkan coach house adalah bangunan mandiri dengan satu atau dua unit saja.
- DibandingkanCarriage Home Carriage home adalah istilah pemasaran untuk rumah keluarga tunggal di lahan kecil, sedangkan coach house merujuk pada gaya arsitektur historis yang spesifik.
Transformasi The Coach House di Era Modern
Konsep hunian klasik ini mengalami kebangkitan di era modern dengan berbagai adaptasi yang menarik. Para pengembang properti kini memasukkan gaya ini dalam portofolio mereka karena daya tarik arsitekturnya yang unik.
- Hunian Utama Banyak bangunan asli yang direnovasi menjadi rumah tinggal utama dengan konsep open floor plan di lantai dasar dan kamar tidur di lantai atas.
- Guest House atau Suite Tamu Ruang tambahan di properti besar sering dimanfaatkan sebagai penginapan tamu dengan privasi terpisah dari rumah utama.
- Home Office atau Studio Lantai dasar yang luas cocok untuk ruang kerja, studio seni, atau bengkel kreatif yang membutuhkan area terbuka.
- Properti Investasi Pemilik dapat menyewakan unit ini sebagai sumber pendapatan pasif karena keunikan dan daya tariknya bagi penyewa.
- Unit Accessory Dwelling (ADU) Beberapa kota mengizinkan pembangunan unit hunian tambahan untuk mengatasi krisis perumahan dan mendukung konsep multi-generasi.
The Coach House di Indonesia
Di Indonesia, konsep hunian bergaya Eropa klasik ini mulai diadaptasi oleh pengembang properti dengan sentuhan modern. Salah satu contoh penerapannya adalah perumahan premium di kawasan Jakarta Selatan yang mengusung desain urban European dalam format compound living.
Pengembangan properti bergaya coach house di Indonesia umumnya menawarkan:
- Desain tiga lantai dengan rooftop atau glass house
- Sistem one gate untuk keamanan optimal
- Keamanan 24 jam dengan CCTV dan access card
- Carport untuk dua kendaraan
- Taman depan dan belakang
- Lokasi strategis dekat fasilitas umum
Harga properti bergaya ini di Jakarta berkisar antara Rp 2 miliar hingga Rp 3,5 miliar tergantung luas tanah dan spesifikasi bangunan. Unit biasanya tersedia dalam jumlah terbatas untuk menjaga eksklusivitas lingkungan.
Keunggulan Tinggal di The Coach House
Memilih hunian bergaya carriage house menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan tipe properti konvensional.
- Privasi Lebih Tinggi Bangunan yang berdiri sendiri memberikan tingkat privasi lebih baik dibandingkan apartemen atau rumah deret yang berbagi dinding dengan tetangga.
- Fleksibilitas Ruang Denah terbuka di lantai dasar memungkinkan penghuni menyesuaikan tata ruang sesuai kebutuhan dan preferensi pribadi.
- Karakter Unik Elemen arsitektur klasik seperti pintu besar, langit-langit tinggi, dan detail ornamental memberikan karakter yang tidak ditemukan di rumah standar.
- Potensi Nilai Investasi Properti dengan gaya arsitektur bersejarah cenderung mempertahankan atau meningkatkan nilainya seiring waktu.
- Ruang Parkir Terintegrasi Lantai dasar yang luas mudah dikonversi menjadi garasi untuk satu atau dua kendaraan.
- Pencahayaan Alami Optimal Jendela dormer dan bukaan besar memungkinkan cahaya alami masuk ke seluruh ruangan.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Seperti jenis properti lainnya, hunian bergaya ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.
- Biaya Perawatan Lebih Tinggi Bangunan dengan elemen arsitektur khusus membutuhkan perawatan rutin yang lebih mahal dibandingkan rumah standar.
- Tangga Antar Lantai Struktur multi-lantai mengharuskan penggunaan tangga yang mungkin tidak nyaman bagi lansia atau penyandang disabilitas.
- Insulasi Khusus Garasi di lantai dasar memerlukan insulasi tambahan agar area hunian di atasnya tetap nyaman terutama di daerah dengan iklim ekstrem.
- Keterbatasan Renovasi Eksterior Di kawasan bersejarah, perubahan fasad mungkin dibatasi untuk menjaga karakter arsitektur asli.
- Asuransi Lebih Mahal Kombinasi fungsi garasi dan hunian dalam satu bangunan dapat meningkatkan premi asuransi properti.
Tips Memilih The Coach House yang Tepat
Bagi yang tertarik memiliki hunian bergaya ini, berikut beberapa panduan dalam memilih unit yang sesuai.
- Periksa Kondisi Struktur Untuk bangunan renovasi, pastikan fondasi, atap, dan struktur utama dalam kondisi baik. Minta inspeksi profesional sebelum membeli.
- Evaluasi Tata Ruang Pastikan denah sesuai dengan kebutuhan keluarga. Perhatikan jumlah kamar tidur, kamar mandi, dan area penyimpanan yang tersedia.
- Pertimbangkan Lokasi Pilih lokasi yang dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan akses transportasi.
- Cek Legalitas Pastikan sertifikat (SHM atau HGB), IMB, dan dokumen legal lainnya lengkap dan valid. Untuk properti baru, konfirmasi bahwa sertifikat sudah pecah per kavling.
- Bandingkan Harga Pasar Lakukan riset harga properti serupa di kawasan yang sama untuk memastikan penawaran wajar.
- Tinjau Fasilitas Keamanan Perhatikan sistem keamanan yang ditawarkan seperti one gate system, CCTV, petugas keamanan 24 jam, dan akses kartu.
Gaya Arsitektur yang Cocok untuk The Coach House
Hunian bergaya carriage house dapat diadaptasi ke berbagai gaya arsitektur tergantung preferensi pemilik.
- Victorian Menampilkan atap curam, jendela dormer, sirap tipis, dan detail mahkota. Cocok untuk yang menyukai kesan mewah dan romantis.
- Craftsman Karakteristik atap landai dengan kolom-kolom dan material alami seperti kayu dan batu. Memberikan kesan hangat dan ramah.
- Colonial Revival Gaya simetris dengan jendela berjalusi dan pintu masuk bergaya klasik. Elegan namun tidak berlebihan.
- Urban European Paduan elemen Eropa klasik dengan sentuhan kontemporer. Populer untuk pengembangan properti modern di perkotaan.
- Modern Minimalis Interpretasi kontemporer dengan garis bersih, material industri, dan warna netral. Cocok untuk kawasan urban.
Prospek Investasi The Coach House
Dari sisi investasi properti, hunian bergaya carriage house menawarkan prospek menarik untuk beberapa alasan.
- Kelangkaan Unit Asli Bangunan asli yang masih terjaga semakin langka sehingga nilainya terus meningkat bagi kolektor dan pecinta arsitektur historis.
- Daya Tarik Penyewa Keunikan desain menarik bagi penyewa yang mencari pengalaman tinggal berbeda dari apartemen atau rumah konvensional.
- Fleksibilitas Penggunaan Ruang yang dapat dikonversi untuk berbagai fungsi memberikan nilai tambah bagi calon pembeli.
- Lokasi Premium Banyak properti bergaya ini berada di kawasan bersejarah atau elite yang memiliki nilai properti tinggi.
- Tren Gaya Hidup Minat terhadap hunian dengan karakter unik dan sejarah terus meningkat di kalangan pembeli muda yang menghargai autentisitas.
Perawatan dan Pemeliharaan
Menjaga kondisi hunian bergaya klasik memerlukan perhatian khusus pada beberapa aspek.
- Atap dan Talang Periksa kondisi atap secara berkala terutama di area jendela dormer. Bersihkan talang dari daun dan kotoran untuk mencegah kebocoran.
- Pintu Besar Rawat engsel dan mekanisme pintu agar tetap berfungsi lancar. Pintu kayu memerlukan pengecatan ulang setiap beberapa tahun.
- Fondasi dan Lantai Dasar Pastikan tidak ada rembesan air di area garasi yang dapat merusak struktur dan menyebabkan kelembaban berlebih.
- Sistem Kelistrikan Bangunan lama mungkin memerlukan upgrade instalasi listrik untuk mendukung kebutuhan modern.
- Ventilasi Pastikan sirkulasi udara baik terutama di lantai atas untuk mencegah penumpukan panas.
Kesimpulan
The Coach House merupakan konsep hunian dengan sejarah panjang yang berasal dari tradisi Eropa abad ke-18. Awalnya berfungsi sebagai tempat penyimpanan kereta kuda, kini konsep ini bertransformasi menjadi pilihan properti premium yang menggabungkan keanggunan klasik dengan kenyamanan modern. Dengan desain unik, privasi tinggi, dan fleksibilitas ruang, hunian bergaya carriage house menjadi alternatif menarik bagi mereka yang mencari tempat tinggal berbeda dari rumah konvensional. Meski memerlukan perawatan khusus dan biaya lebih tinggi, nilai investasi dan pengalaman tinggal yang ditawarkan menjadikannya layak untuk dipertimbangkan.
Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Seputar Residence
Baca juga artikel lainnya: Residence Lanai: Hunian Modern dengan Teras Tropis untuk Gaya Hidup Indoor–Outdoor
Silakan kunjungi Website Resmi: Wdbos




