INCA Residence Seputar Residence Split Level Home Hunian Bertingkat Unik yang Fungsional

Split Level Home Hunian Bertingkat Unik yang Fungsional


Split Level Home

JAKARTA, incaresidence.co.id – Pernahkah melihat sebuah rumah yang lantainya tidak rata sejajar, melainkan berbeda ketinggian di setiap bagiannya? Konsep hunian seperti inilah yang dikenal sebagai split level home. Selain itu, rumah bertingkat dengan perbedaan level lantai ini menawarkan pengalaman tinggal yang sangat berbeda dibandingkan rumah biasa. Meski bukan konsep baru, split level home kembali diminati oleh banyak pemilik hunian yang menginginkan tampilan unik sekaligus tata ruang yang lebih fungsional.

Di Indonesia, tren split level home mulai banyak diadopsi oleh para pengembang perumahan dan perancang rumah tinggal. Moreover, konsep ini menjadi solusi cerdas untuk lahan yang tidak rata atau berkontur. Bahkan di lahan yang datar sekalipun, perbedaan level lantai bisa sengaja diciptakan untuk menambah kesan dinamis pada hunian. Oleh karena itu, memahami konsep split level home secara menyeluruh menjadi penting bagi siapa saja yang sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah.

Memahami Pengertian Split Level Home secara Mendalam

Split Level Home

Secara sederhana, split level home adalah tipe rumah yang memiliki lantai dengan ketinggian berbeda di setiap bagiannya. Perbedaan ketinggian ini biasanya berkisar antara tiga hingga enam anak tangga saja. Furthermore, setiap bagian yang berbeda level tersebut memiliki fungsi ruang yang berbeda pula.

Berbeda dengan rumah bertingkat penuh yang memiliki lantai satu dan lantai dua secara utuh, split level home membagi ketinggian menjadi beberapa bagian yang saling terhubung lewat tangga pendek. Dengan kata lain, penghuni tidak perlu naik satu tangga penuh untuk berpindah dari satu area ke area lainnya. Selain itu, konsep ini menciptakan pemisahan ruang secara alami tanpa harus menggunakan dinding atau partisi.

Konsep split level home pertama kali berkembang pesat di Amerika Serikat pada era tahun 1950 hingga 1970. Hal ini terjadi karena kebutuhan hunian yang efisien di lahan terbatas semakin meningkat. However, konsep ini kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Oleh karena itu, saat ini banyak perancang rumah di tanah air yang mulai menerapkan konsep perbedaan level lantai ini pada proyek hunian mereka.

Jenis Split Level Home yang Perlu Diketahui

Tidak semua split level home memiliki bentuk dan pembagian yang sama. Sebaliknya, ada beberapa jenis yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan penghuni. Moreover, memahami perbedaan setiap jenis akan membantu menentukan pilihan yang paling tepat untuk hunian yang diimpikan.

Jenis split level home yang umum diterapkan:

  • Pertama, side split merupakan jenis yang paling sering ditemui. Pada tipe ini, rumah terbagi menjadi dua bagian utama di sisi kanan dan kiri dengan perbedaan setengah lantai. Selain itu, tangga pendek di bagian tengah menghubungkan kedua sisi tersebut. Oleh karena itu, dari luar rumah terlihat memiliki dua ketinggian yang berbeda.
  • Kedua, back split memiliki perbedaan level dari depan ke belakang rumah. Bagian depan berada pada ketinggian tertentu, sementara bagian belakang lebih tinggi atau lebih rendah. Furthermore, tipe ini sangat cocok untuk lahan yang memiliki kemiringan alami dari depan ke belakang.
  • Selanjutnya, multi level split membagi rumah menjadi tiga atau lebih level yang berbeda ketinggian. Setiap level dihubungkan oleh tangga pendek yang membuat perpindahan antar ruang terasa ringan. Akibatnya, rumah memiliki tampilan yang sangat dinamis dan tidak membosankan.
  • Kemudian, raised ranch split merupakan gabungan antara rumah satu lantai yang ditinggikan dengan tambahan ruang di bagian bawah. Dengan demikian, bagian bawah bisa digunakan sebagai garasi, ruang keluarga tambahan, atau area penyimpanan.
  • Terakhir, sunken living room split hanya menurunkan satu area tertentu seperti ruang tamu atau ruang keluarga beberapa anak tangga lebih rendah dari area sekitarnya. Therefore, ruang yang diturunkan ini menciptakan kesan intim dan terpisah meskipun tetap terhubung secara visual dengan area lainnya.

In addition, beberapa perancang rumah di Indonesia juga mengembangkan jenis split level home yang disesuaikan dengan budaya dan kebiasaan lokal. Hal ini termasuk menempatkan area berkumpul keluarga di level yang lebih rendah dan area pribadi di level yang lebih tinggi. Consequently, konsep split level home di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan penerapan di negara lain.

Kelebihan Split Level Home bagi Penghuni Rumah

Memilih split level home sebagai konsep hunian tentu memberikan banyak keuntungan yang tidak dimiliki oleh rumah bertingkat biasa. Moreover, kelebihan ini mencakup aspek fungsi ruang, tampilan luar, hingga efisiensi biaya pembangunan. Oleh sebab itu, berikut adalah kelebihan utama yang ditawarkan oleh konsep hunian bertingkat unik ini.

Kelebihan split level home yang perlu dipertimbangkan:

  • Pemisahan area secara alami tanpa dinding pembatas menjadi kelebihan paling utama dari split level home. Perbedaan ketinggian lantai sudah cukup untuk membedakan area publik, area keluarga, dan area pribadi. Selain itu, ruang terasa lebih terbuka karena tidak terhalang oleh dinding atau partisi.
  • Memaksimalkan penggunaan lahan yang terbatas karena split level home memanfaatkan ruang secara vertikal tanpa harus membangun lantai penuh. Oleh karena itu, konsep ini sangat cocok untuk lahan berukuran kecil hingga sedang di kawasan perkotaan yang padat.
  • Biaya pembangunan yang lebih hemat dibandingkan rumah dua lantai penuh karena struktur bangunan tidak memerlukan ketinggian sebesar rumah bertingkat biasa. Furthermore, kebutuhan bahan bangunan untuk tangga dan struktur penopang juga lebih sedikit.
  • Tampilan luar yang menarik dan berbeda dari rumah pada umumnya. Perbedaan ketinggian atap dan dinding menciptakan bentuk bangunan yang dinamis. Akibatnya, split level home sering menjadi pusat perhatian di lingkungan perumahan.
  • Sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang lebih baik karena perbedaan ketinggian memungkinkan penempatan jendela di berbagai posisi. Therefore, setiap area mendapat cahaya dan udara segar yang cukup sepanjang hari.
  • Privasi antar area yang lebih terjaga meskipun tanpa dinding pemisah yang masif. Dengan kata lain, suara dari ruang tamu di level bawah tidak terlalu terdengar di kamar tidur di level atas.

For example, sebuah keluarga muda di kawasan Depok memilih konsep split level home untuk rumah mereka yang berdiri di lahan seluas 90 meter persegi. Hasilnya, rumah terasa jauh lebih luas dibandingkan rumah konvensional di lahan yang sama. As a result, mereka berhasil memiliki tiga area berbeda tanpa merasa sempit atau terbatas.

Tantangan Memiliki Split Level Home yang Perlu Diantisipasi

Meskipun memiliki banyak kelebihan, split level home juga memiliki beberapa tantangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membangun. However, tantangan ini bukan berarti tidak bisa diatasi. Sebaliknya, dengan perencanaan yang matang, setiap kendala bisa diminimalkan atau bahkan dihilangkan sama sekali.

Tantangan yang sering muncul pada split level home:

  • Kurang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas karena setiap perpindahan area memerlukan naik turun tangga. Selain itu, penggunaan kursi roda menjadi sangat sulit di dalam rumah bertipe ini. Oleh karena itu, pertimbangan aksesibilitas harus dipikirkan sejak awal perancangan.
  • Penataan perabot yang lebih menantang karena setiap area memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda akibat perbedaan level. Furthermore, pemilihan perabot harus disesuaikan dengan ruang yang tersedia di masing-masing level.
  • Kebisingan antar level yang bisa mengganggu terutama jika tidak ada penanganan kedap suara yang memadai. Hal ini karena ruang yang terbuka tanpa dinding memudahkan suara menyebar ke seluruh bagian rumah. Akibatnya, privasi pendengaran antar area menjadi kurang terjaga.
  • Sistem pendingin dan pemanas udara yang lebih rumit karena setiap level memiliki ketinggian langit-langit dan volume ruang yang berbeda. Therefore, pengaturan suhu yang merata di seluruh rumah memerlukan perencanaan yang lebih teliti.
  • Risiko kecelakaan di area tangga terutama bagi anak kecil yang belum bisa menjaga keseimbangan dengan baik. Dengan demikian, pemasangan pagar pengaman dan pegangan tangga yang kokoh menjadi keharusan di setiap titik perpindahan level.

Additionally, tantangan lain yang sering muncul adalah kesulitan dalam merenovasi atau mengubah tata letak ruang di kemudian hari. Hal ini karena struktur lantai yang berbeda ketinggian sulit diubah tanpa merombak seluruh bangunan. Consequently, perencanaan awal yang matang dan menyeluruh menjadi sangat penting sebelum memulai pembangunan.

Tips Menata Ruang dalam Split Level Home agar Nyaman

Menata ruang di dalam split level home memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan rumah biasa. Moreover, setiap level harus dirancang agar saling mendukung dan menciptakan alur kehidupan sehari-hari yang nyaman. Oleh sebab itu, berikut adalah tips yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan kenyamanan.

Panduan menata ruang di setiap level split level home:

  • Tempatkan area publik di level paling mudah diakses dari pintu masuk seperti ruang tamu dan ruang makan. Hal ini agar tamu yang berkunjung tidak perlu naik turun tangga terlalu banyak. Selain itu, area publik di level pintu masuk juga memudahkan aktivitas keluar masuk rumah sehari-hari.
  • Letakkan area keluarga di level tengah sebagai zona peralihan antara area publik dan area pribadi. Oleh karena itu, ruang keluarga dan ruang bermain anak cocok ditempatkan di posisi ini. Dengan demikian, orang tua bisa mengawasi anak sambil tetap terhubung dengan aktivitas di level lainnya.
  • Posisikan kamar tidur di level paling atas untuk mendapatkan privasi yang maksimal. Furthermore, level tertinggi biasanya juga mendapat pencahayaan dan sirkulasi udara yang paling baik. Therefore, kualitas tidur penghuni bisa lebih terjaga.
  • Manfaatkan area di bawah tangga sebagai ruang penyimpanan, rak buku, atau bahkan sudut kerja kecil. Ruang di bawah tangga split level biasanya lebih luas dibandingkan tangga biasa. Akibatnya, potensi ruang ini sayang jika dibiarkan kosong tanpa fungsi.
  • Gunakan lantai yang konsisten di setiap level untuk menciptakan kesan menyatu dan harmonis. However, perbedaan warna atau tekstur bisa diterapkan secara halus untuk menandai perpindahan area. Dengan begitu, penghuni secara tidak sadar mengenali bahwa mereka telah memasuki zona yang berbeda.
  • Pilih tangga dengan desain terbuka menggunakan anak tangga tanpa dinding samping agar pandangan tidak terhalang. Selain itu, tangga terbuka membuat cahaya dan udara bisa mengalir bebas antar level.

For example, seorang perancang interior di Surabaya menerapkan konsep warna berbeda di setiap level split level home milik kliennya. Level publik menggunakan warna hangat seperti krem dan cokelat muda. Sementara itu, level pribadi menggunakan warna sejuk seperti biru muda dan abu-abu. As a result, penghuni merasakan perubahan suasana yang menyenangkan setiap kali berpindah dari satu level ke level lainnya.

Material Tangga yang Cocok untuk Split Level Home

Tangga menjadi elemen paling penting dalam split level home karena berfungsi sebagai penghubung utama antar level. Moreover, pemilihan material tangga yang tepat akan sangat memengaruhi tampilan, keamanan, dan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Oleh karena itu, berikut adalah pilihan material yang paling cocok.

Pilihan material tangga untuk split level home:

  • Pertama, kayu solid menjadi pilihan klasik yang selalu cocok untuk berbagai gaya hunian. Kayu memberikan kesan hangat dan alami yang sangat nyaman diinjak. Selain itu, suara langkah di atas tangga kayu terasa lebih lembut dibandingkan material keras lainnya.
  • Kedua, beton dengan pelapis keramik atau batu alam menawarkan kekuatan dan daya tahan yang sangat tinggi. Material ini cocok untuk split level home bergaya modern dan minimalis. Oleh karena itu, banyak perancang rumah yang memilih kombinasi ini untuk tampilan yang kokoh dan elegan.
  • Selanjutnya, baja ringan dengan anak tangga kayu memberikan kesan industrial yang sedang tren. Rangka baja yang ramping membuat tangga terlihat ringan dan tidak memakan banyak ruang visual. Furthermore, kombinasi baja dan kayu menciptakan perpaduan tekstur yang sangat menarik.
  • Kemudian, kaca tempered sebagai pagar tangga memberikan kesan transparan dan modern. Pagar kaca membuat ruang terlihat lebih terbuka dan cahaya bisa menembus dengan bebas. Akibatnya, area di sekitar tangga tidak terasa gelap atau tertutup.
  • Terakhir, batu alam seperti granit atau marmer memberikan kesan mewah dan tahan lama. However, material ini memerlukan perawatan khusus dan permukaan yang dibuat anti licin. Therefore, pemilihan batu alam harus disertai dengan penanganan permukaan yang tepat agar tetap aman.

In addition, apapun material yang dipilih, pemasangan pegangan tangga yang kokoh dan nyaman digenggam menjadi keharusan. Hal ini sangat penting untuk keamanan seluruh penghuni rumah. Consequently, jangan pernah mengabaikan aspek keamanan demi mengejar tampilan yang indah semata.

Pencahayaan yang Tepat untuk Setiap Level Split Level Home

Pencahayaan memegang peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana nyaman di setiap level split level home. Moreover, perbedaan ketinggian lantai membuka banyak peluang untuk memainkan pencahayaan alami maupun buatan. Oleh sebab itu, berikut adalah panduan pencahayaan yang bisa diterapkan.

Tips pencahayaan untuk split level home:

  • Manfaatkan jendela tinggi di area yang memiliki dinding vertikal lebih tinggi akibat perbedaan level. Jendela tinggi ini bisa memasukkan cahaya matahari jauh ke dalam ruangan. Selain itu, cahaya dari atas menciptakan suasana yang terang dan segar sepanjang hari.
  • Pasang skylight atau jendela atap di area tangga penghubung antar level. Oleh karena itu, area tangga yang biasanya gelap menjadi terang dan aman untuk dilalui. Dengan demikian, penghuni tidak perlu menyalakan lampu di siang hari.
  • Gunakan lampu bertingkat yang disesuaikan dengan ketinggian langit-langit di setiap level. Level dengan langit-langit tinggi bisa menggunakan lampu gantung yang menjuntai. Furthermore, level dengan langit-langit rendah lebih cocok menggunakan lampu tempel di dinding atau lampu tanam di langit-langit.
  • Pasang lampu tangga di setiap anak tangga untuk keamanan saat naik turun di malam hari. Lampu kecil yang dipasang di dinding samping tangga atau di bawah anak tangga memberikan penerangan yang cukup. Therefore, risiko terpeleset atau salah langkah bisa diminimalkan.
  • Ciptakan zona pencahayaan berbeda di setiap level untuk memperkuat karakter masing-masing area. Area publik bisa menggunakan cahaya terang dan hangat. Sementara itu, area pribadi menggunakan cahaya lembut dan redup. Akibatnya, suasana di setiap level terasa berbeda dan sesuai dengan fungsinya.

For example, sebuah split level home di kawasan Bintaro menerapkan konsep pencahayaan berlapis dengan sangat berhasil. Di siang hari, jendela tinggi dan skylight menerangi seluruh rumah tanpa bantuan lampu. Kemudian di malam hari, lampu tangga dan lampu dinding menciptakan suasana hangat yang mengundang. As a result, rumah tersebut menjadi contoh yang sering ditampilkan di majalah hunian karena permainan cahayanya yang memukau.

Gaya Desain yang Paling Cocok untuk Split Level Home

Konsep split level home sebenarnya bisa dipadukan dengan berbagai gaya desain hunian. However, ada beberapa gaya yang secara alami sangat cocok dan saling melengkapi dengan karakter rumah bertingkat unik ini. Moreover, pemilihan gaya yang tepat akan membuat split level home terlihat semakin menawan dan fungsional.

Gaya desain yang paling cocok untuk split level home:

  • Gaya modern minimalis menjadi pilihan paling populer saat ini. Garis-garis tegas dan warna netral sangat cocok dengan bentuk geometris split level home. Selain itu, konsep minimalis membantu menjaga agar ruang di setiap level tidak terasa penuh meski berukuran terbatas.
  • Gaya tropis modern yang memadukan elemen alam dengan desain kontemporer. Penggunaan kayu, batu alam, dan tanaman hijau membuat split level home terasa sejuk dan asri. Oleh karena itu, gaya ini sangat cocok diterapkan di daerah beriklim hangat seperti Indonesia.
  • Gaya industrial yang memamerkan material mentah seperti beton, baja, dan bata ekspos. Perbedaan level pada split level home menciptakan latar yang sempurna untuk gaya industrial. Furthermore, tangga baja dan pagar kaca memperkuat karakter industrial yang kuat dan berani.
  • Gaya Skandinavia yang mengutamakan kesederhanaan, fungsi, dan kehangatan. Warna putih dan kayu terang menjadi dominan dalam gaya ini. Akibatnya, setiap level split level home terasa luas, bersih, dan sangat nyaman untuk ditinggali.
  • Gaya Jepang kontemporer yang menekankan ketenangan, keteraturan, dan hubungan dengan alam. Therefore, konsep perbedaan level lantai dalam split level home sangat selaras dengan tradisi rumah Jepang yang sering menggunakan perbedaan ketinggian untuk membedakan fungsi ruang.

Additionally, beberapa pemilik rumah juga berhasil memadukan dua gaya berbeda di level yang berbeda. Hal ini menciptakan pengalaman visual yang sangat menarik saat berpindah antar level. Consequently, split level home menjadi kanvas yang sempurna untuk mengekspresikan selera dan kepribadian penghuninya.

Kesimpulan

Split level home merupakan konsep hunian bertingkat unik yang menawarkan pengalaman tinggal berbeda dari rumah pada umumnya. Perbedaan ketinggian lantai di setiap bagian rumah menciptakan pemisahan area secara alami, memaksimalkan penggunaan lahan terbatas, dan memberikan tampilan luar yang menarik perhatian. Meskipun memiliki beberapa tantangan seperti aksesibilitas dan penataan ruang yang lebih kompleks, semua kendala tersebut bisa diatasi dengan perencanaan yang cermat sejak awal. Mulai dari pemilihan jenis split level yang tepat, penataan ruang di setiap level, pemilihan material tangga, hingga permainan pencahayaan, setiap keputusan akan membentuk karakter hunian yang unik dan personal. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang mencari konsep rumah yang berbeda, fungsional, dan penuh karakter, split level home layak menjadi pilihan utama yang patut dipertimbangkan dengan serius.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Seputar Residence

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: En Suite Bathroom Kamar Mandi Pribadi dalam Hunian Modern

Author